Keroppi - Sanrio

Senin, 14 Mei 2018

Proposal Penelitian Tindakan Kelas

Assalamu'alaikum..

     Pada kesempatan kali ini, saya akan memposting tugas mata kuliah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Dimana Penelitian tindakan kelas merupakan penelitian praktis yang bertujuan untuk memperbaiki proses belajar peserta didik sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik lagiSubjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas X MIPA 4 SMAN 2 Muaro Jambi tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 27 siswa. Adapun judul yang akan diambil oleh peneliti yaitu Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Fisika Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Di Kelas X Mipa 4 Sma Negeri 2 Muaro Jambi
       Berikut ini link hasil dari prasurvey selama dilapangan:

1. Laporan Prasurvey PTK 
    ===Download===

2. Artikel Prasurvey PTK
    ===Download===

3. Proposal PTK
4. PPT proposal PTK

Selasa, 20 Desember 2016

KETERAMPILAN MENJELASKAN

CONTOH PENGELOLAAN KELAS DALAM MATERI "ALAT-ALAT OPTIK"



Keberhasilan sumber daya dalam suatu Negara sangatlah penting. Upaya dalam meningkatkan keberhasilan sumber daya suatu Negara tidak lepas dari dunia pendidikan. Di era globalisasai ini sangat banyak diperlukan tenaga pendidik yang mampu dalam mengasumsikan pendidikan kepada muda-mudi bangsa dalam menghadapi problema di masa kini.
Guru adalah sosok yang sangat berpengaruh dalam hal ini, tak dapat dipungkiri jika didunia ini tidak ada sosok guru yang mewarnai dunia pendidikan maka berapa banyak yang buta huruf dan angka pada saat ini. Guru bukan hanya berperan dalam mendidik dan mengayomi tapi juga dalam pengelolaan kelas, dimana pada pengelolaan kelas ini guru berperan sebagai motivator,fasilitator,demonstrator bagi siswanya. Bukan hanya itu secara etimologi, pengelolaan kelas dapat diartikan sebagai upaya merencanakan, mengorganisir, mengarahkan, mengkoordinasi, dan mengontrol kelompok belajar yang dilakukan oleh pembelajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Adapun tujuan dari pengelolaan kelas diantaranya:
1.      Mewujudkan situasi dan kondisi kelas, baik sebagai lingkungan belajar maupun sebagai kelompok belajar yang memungkinkan pebelajar untuk mengembangkan kemampuan semaksimal mungkin.
2.      Menghilagkan berbagai hambatan yang dapat menghalangi terwujudnya interaksi belajar mengajar.
3.      Menyediakan dan mengatur fasilitas serta perabot belajar yang mendukung dan memungkinkan pebelajar belajar sesuai dengan lingkungan sosial, emosional, dan intelektual pebelajar dalam kelas.
4.      Membina dan membimbing sesuai dengan latar belakang sosial, ekonomi, budaya serta sifat-sifat individunya.

Dapat diambil contoh pengelolaan kelas dalam materi pembelajaran fisika tingkat SMA dengan judul “Alat-Alat Optik” . Pada materi pembelajaran ini peran guru dalam pengelolaan kelas dapat diawali mulai dari cara guru tersebut dalam memulai pembelajaran. Dimana pada mulanya pembelajaran dimulai dengan kalimat sapaan sehingga siswa merasa nyaman ketika kegiatan belajar mengajar dimulai. Selanjutnya apabila minggu lalu ada tugas ataupun PR hendaknya dikumpulkan dan dibahas terlebih dahulu agar dapat mengulang materi di minggu lalu. Selanjutnya memulai materi.
Pada tugas kali ini penulis mengambil contoh Alat-Alat Optik. Kita dapat melihat benda di alam ini menggunakan mata, namun mata juga memiliki keterbatasan dalam melihat, sehingga manusia menciptakan alat bantu penglihatan yang disebut alat-alat optic, adapun diantaranya: (1) Mata, (2) Kamera, (3) In Focus, (4) Lup, (5) Mikroskop, (6) Teropong atau Teleskop, (7) Periskop, dikarenakan materi dalam alat-alat optic ini sangat banyak, maka akan digunakan sistem kerja kelompok. Dimana pada materi Alat-Alat Optik ini guru menciptakan kondisi – kondisi yang memungkinkan kelompok yang produktif, selain itu guru juga harus dapat menjaga kondisi itu agar tetap baik. Mengapa harus kelompok ? dikarenakan untuk lebih mempermudah siswa dalam pemahaman materi nantinya, sebab lain juga bertujuan untuk membuat siswa semuanya dapat ikut berpartisipasi didalam kelas, dan tidak ada yang pasif. pada materi alat-alat optic ini guru harus mampu dalam mengelola strategi pembelajaran didalam kelas, dimana pada strategi ini guru diharapkan mampu:
1.      Memanajerialkan materi pembelajaran,
Dalam materi alat-alat optik ini guru harus mengkondisikan satu kelompok mendapatkan berapa pokok pembahasan dengan melihat jumlah siswa yang ada sehingga materi yang didapat sama rata.
2.       Bagaimana strategi guru dalam membangun kerjasama dengan siswa dalam proses belajar mengajar.
Dalam hal ini pada materi alat-alat optic guru haruslah menjalin hubungan yang baik dengan siswa sehingga tidak adanya ketidak nyamanan siswa hingga mengakibatkan hasil dari pembelajaran tidak sesuai tujuan, selanjutnya dalam pembagian kelompok guru juga diharapkan mampu adil dan memahami latar belakang siswa sehingga tidak adanya kelompok-kelompok didalam kelas, usahakan dalam kelompok tersebut terdapat orang pintar,rajin, dan yang biasa-biasa saja sehingga mampu saling melengkapi satu sama lainnya.
3.      bagaimana Pemberian Motivasi belajar terhadap siswa.
Dalam proses pembelajaran motivasi sangat berpengaruh karena ada kalanya siswa mengalami titik kejenuhan dalam menerima materi dalam pembelajaran terutama pelajaran Fisika yang mempunyai banyak turunan rumus yang sulit untuk dipahami secara ringkas. Disinilah peran guru harus terus menerus dalam memberikan motivasi agar semangat siswa itu terus ada dalam belajar, sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan diakhir pembelajaran nanti.
Sehingga, untuk alat-alat optic ini agar tercapainya tujuan dari pembelajaran maka strategi yang dipakai adalah strategi kooperatif, dimana pada strategi ini digunakan rangkaian jegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Ada 4 unsur penting dalam strategi ini diantaranya:
1.      adanya peserta dalam kelompok
2.      adanya aturan kelompok
3.      adanya tujuan yang dicapai dalam kelompok belajar.
Strategi kooperatif ini merupakan model pembelajaran dengan menggunakan sistem pengelompokkan/tim kecil, antara 4 sampai 6 orang dalam tiap kelompok yang mempunyai lata belakang berbeda, mulai dari kemampuan akademik,ras dan suku yang berbeda (heterogen). Dalam hal ini siswa akan diberi reward  apabila menyelesaikan presentasi sesuai syarat yang sudah ada.
Selain itu dalam materi alat-alat optic ini ketika pembelajaran berlangsung guru memperjelas terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan alat-alat optic secara umum dan seterusnya akan di perjelas oleh siswa bagaimana penjelasan alat-alat optic itu secara terperinci sesuai dengan materi yang mereka dapatkan tiap kelompoknya.
Jadi, intinya dalam materi alat-alat optic  ini siswa diharapkan lebih aktif dan guru hanya bersifat sebagai fasilitator yang mengarahkan mereka, sedangkan siswa mengembangkan kembali materi tersebut dalam kelompoknya dengan mempresentasikan hasil diskusinya dan dilanjut dengan sesi tanya jawab, sehingga siswa yang pasif menjadi aktif dan yang aktif semakin aktif pula.

Jumat, 04 November 2016

FAKTA TENTANG ILMUAN FISIKA


Kehidupan sehari – hari kian hari bertambah semakin baik dan maju, semua itu adalah berkat ide – ide cemerlang dari para penemu hebat, baik yang hidup di masa lalu maupun sekarang. Dunia yang kita tinggali akan tampak berbeda dari sekarang jika bukan karena penemuan menakjubkan dari para ilmuan seperti mereka. Mereka telah mendorong dunia ilmu pengetahuan lebih maju, dengan menjawab pertanyaan – pertanyaan yang awalnya dianggap mustahil atau misteri menjadi jelas dan bisa dibuktikan secara ilmiah. Ada banyak fakta menarik lain yang tidak banyak diketahui orang tentang para penemu ini. Apa saja fakta – fakta tersebut? Berikut beberapa diantaranya:

1. Marie Curie, penemu dan peneliti tentang radiasi 

Marie Curie adalah pelopor dalam bidang ilmu radiasi, dan tahukah anda? Sampai beliau telah tiada, makalah penelitiannya masih mengandung radioaktif yang sangat berbahaya bagi manusia. Untuk membuka kotak berlapis timah yang merupakan tempat penyimpanan naskah tersebut, anda harus mengenakan pakaian pelindung dan menandatangani surat perjanjian jika terjadi apa – apa.
Dalam sebuah penelitiannya, Merie Curie menemukan unsur polonium dan radium. Sejak saat itu, semua benda – benda yang berada disekitarnya termasuk makalah, furnitur, bahkan buku masak masih mengandung radioaktif sampai saat ini. Marie memutuskan untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada sinar uranium yang sebelumnya ditemukan oleh Henri Becquerel sebagai bahan untuk tesisnya. Dia adalah satu – satunya orang yang pernah memperoleh hadiah Nobel dalam dua bidang ilmu sekaligus, yaitu fisika dan kimia.

2. Erno Rubik, penemu permainan Kubus Rubik yang sebenarnya dimaksudkan bukan untuk permainan


Erno awalnya menciptakan kubus rubik untuk membantu menjelaskan geometri tiga dimensi, dengan membangun sebuah struktur dari potongan – potongan kotak kecil yang bisa bergerak secara mandiri tanpa berantakan. Dia tidak menyangka bahwa  alat ciptaannya itu  malah menjadi permainan terlaris sepanjang masa. Kubus Rubik terdiri dari 26 miniatur kubus kecil lainnya, yang bisa diubah posisinya dengan cara diputar – putar.

Kubus Rubik juga sempat mendapatkan penghargaan Toy of the Year pada tahun 1980 dan 1981. Hal ini kemudian membuat Erno bekerja habis – habisan selama lebih dari sebulan untuk memecahkah teka – teki yang ia buat sendiri. Sebuah buku petunjuk untuk memecahkan Kubus Rubik menjadi buku terlaris di pasaran.

3. Rene Theophile Hyacinthe Laennec, penemu stetoskop yang berawal dari pengalaman unik

Tahukah anda? Rene awalnya menemukan stetoskop lantaran merasa tidak nyaman karena harus menempatkan wajahnya di dada pasien wanita secara langsung. Dia adalah seorang dokter asal Perancis yang menemukan stetoskop pada tahun 1816. Ide pembuatan stetosko muncul ketika ia mengamati sebuah kayu panjang yang dibuat untuk mainan anak – anak.

Laennec menghabiskan hingga tiga tahun untuk menyempurnakan penemuannya dengan melakukan pengujian melalui berbagai jenis bahan untuk membuat tabung. Tabung kayu Laennec adalah stetoskop pertama kalinya di dunia ini. Ia juga menyempurnakan seni pemeriksaan fisik pada area dada dan memperkenalkan banyak hal klinis yang masih terus digunakan dalam ilmu kedokteran sampai hari ini.

4. Rudolf Diesel, Penemu mesin Diesel yang bunuh diri lantaran ia berpikir penemuannya tidak akan berhasil


Pada awal tahun 1900-an, banyak pengamat menganggap mesin pembakaran tidak akan mampu menandingi posisi mobil bertenaga uap maupun mobil listrik. Rudolf Diesel yang menemukan mesin Diesel pada tahun 1890, akhirnya bunuh diri pada tahun 1913 karena ia terlanjur percaya dengan omongan para pengamat dan tidak yakin dengan penemuannya sendiri. Namun, dalam empat dekade setelah kematiannya, penemuannya tersebut justru malah mendominasi pasar mesin laut dan truk (pada tahun 1990-an). Hal ini kemudian membuat penjualan Diesel menjadi bagian yang sangat penting dari pasar otomotif Eropa.

5. Thomas Alva Edison, penemu bola lampu yang menyetrum gajah untuk menunjukkan bahayanya arus listrik AC (Alternating Current)


Pada bulan Januari tahun 1903, Thomas Alva Edison menunjukkan bahanya arus listrik bolak – balik dengan menyetrum seekor gajah bernama Topsy di kebun binatang Luna Park, Coney Island. Untuk menunjukkan bahwa arus DC (Direct Current) lebih baik dan “aman”, Edison mengatakan bahwa arus AC memiliki potensi mematikan dan dapat digunakan untuk menyetrum sesuatu. Topsy diberi makan wortel yang dicampur sianida dan kemudian disetrum dengan tegangan 6.000 colt AC. Eksekusi Topsy adalah tontonan umum, sekitar 1.500 orang menghadiri acar tersebut dan Edison sendiri bahkan merekam langsung momen tersebut.


sumber:http://www.kampungbaca.com/2015/09/5-fakta-menarik-tentang-para-penemu.html